Pemerintah punya hak dan kewajiban tersendiri dalam batas batas yang telah ditentukan. Memang beberapa pihak khususnya parpol menjadikan negara sebagai komoditas atau menjadikan kambing perahan… kita harus akui, untuk menempati jabatan tertentu dalam kenegaraan tidaklah sedikit dana yang dibutuhkan, tidak hanya itu, parpol sebagai kendaraan politik juga membutuhkan ‘bensin’ yang tidak sedikit pula.

Maka tidak heran jika ada pejabat yang sudah menjabat hampir pasti korupsi, kenapa?? Untuk mengembalikan modal saat kampanye dulu bersama parpolnya. Jujur ini bukan hal yang membuat negara ini besar.. ini membuat negara kita semakin terpuruk.. jargon parpol sebagai penyambung mimpi rakyat hanya topeng dari calon pejabat yang ingin mendapatkan dukungan.. ini nyata.. ini rahasia umum..

Sebagai rakyat dan biker jelata, saya merasa sedih dengan keadaan ini,,, bagaimana bisa maju?? Bila kita masih bergantung pada pihak luar negeri. Bagaiman bisa rukun?? bila kerukunan antar umat beragama tidak tercapai???

Bung karno saya rindu kepemimpinanmu.. saya rindu ketegasanmu… saya rindu sifat manusiamu yang merakyat..

Pak harto saya rindukan visi misimu dalam membangun negara, saya rindukan tentang penegakan hukum yang tegas..

Pak gusdur  saya rindukan pluralisme yang selalu tercapai,,, saya rindukan keteduhan dan kerukunan umatmu…..

Semoga nanti ditahun yang baru ini terwujud mimpi yang saya idamkan,, aaamin……..

*terkutuk kau koruptor

Iklan