ketika saya masih galau naik pio 225 memang merasakan beberapa kanehan terutama sistem peredam kejutnya.

saya kira itu baik baik saja, setelah saya gali dan mencari beberapa sumber dan ternyata sekok belakang saya rusak. sakit hati ini.. xixi

saya beranikan tanya ke beberapa temen pio 225, ternyata sungguh mengagetkan, banyak dari mereka telah ganti sekok belakang dengan sekok bawaan atau bahkan beberapa merek lain, yss atau apalah..

karena salah satu kelemahan pi0 225 adalah kekuatan sekok belakang, yang saya tangkap dari masalah ini adalah R nD yamaha menerapkan konstruksi yang kurang pas, sehingga sekok bekerja diluar batas kewajaran dan tidak awet.  kalau saya boleh urun rembuk, motor pio 225 dilengkapii dengan monocross seharusnya tahan banting dan kuat, ternyata??

ada kemungkinan sistem monocross harus ditopang dengan sekok yang lebih baik, dengan kata lain memang ada kesalahan perhitungan kekuatan bahan pada sekok pio 225. dan mungkin yang harus saya sadari saya belinya motor seken, maklum masih terlalu  mahal untuk ukuran motor baru! xixixi

belajar touring

belajar touring

saat tahu bahwa sekok saya juga salah satu korban suntika dalah saat mlihat ada sosok aneeh pada tabung sekok saya yang kurang rata (seperti cacat) dan ternyata itu adalah sala satu bekas suntikan.

penasaran, apa yang disuntik??

hehe

biar wis… pokoknya tabung ini juga sangat penting, tidak hanya ulir saja yang berperan dalam keseimbangan kendaraan.

yang biasa dipermak adalah bagian ini, tabung sekok!

tahu fungsinya?? supaya pantulan per dari sekok tidak mentul mentul, atau berfibrasi berlebih. sehingga pantulan setelah melawati jalan bergelombang bisa segera berakhir. istilahnya rebound(kembali memantul), yang berlebihan.

cara kerjanya, pada saat motor melewati jalan bergelombang maka sekok akan bekerja, naik sehingga oli dalam tabung akan terpompa kebagian atas melawati celah besar, pada saat per kembali memantul oli pada tabung bagian atas akan pindah kebawah denganukuran lubang yang lebih kecil, sehingga aliran oli akan sedikit terhambat. ini penyebab per lambat kembalinya dan tidak mentul mentul/ rebound berlebih.

intinya, per untuk diatur untuk tinggat keras empukya saat turun, dan tabung ini diatur utuk cepat atau lambatnya sekok itu memanjang.

semakin enceer oli yang dipakai, semakin mentu mentul dan sebalinya, semakin kental olinya semakin lambat pula gerakan per tersebut.

 

Iklan