bila kita jeli melihat tentang sebuah kendaraan bermotor maka tidak lepas dari 3 faktor penunjang kendaraan tersebut. kita lihat, adanya kompresi yang baik. kompresi yang baik adalah tidak adanya kebocoran tekanan diatas kepala piston atau seher. salah satu indikasinya dalah masih adanya tekanan pada saat pedal starter ditekan. salah satunya adalah sistem bahan bakar. dari karburator sampai dengan tanki bahan bakar. salah satu sistem ini berjalan dengan baik adalah masih adanya bahan bakar yang mengalir untuk mensuplai karburator.

1 faktor penunjang lagi adalah kelistrikan, banyak komponen yang terlibat. dari aki, kiprok bahkan sampai koil. dalam sistem kelistrikan ada juga busi. busi memiliki peran yang cukup vital, yaitu memberikan percikan bunga api untuk permulaan pembakaran bahan bakar dan udara dalam ruamg kompresi. ada baiknya kita membahas hal ini, karena busi adalah salah satu komponen penting yang seharusnya dicek setiap saat. dimulai dengan perkenalan. sudah saya sebutkan dari awal, bahwa busi bertugas untuk memberikan percikan bunga api.

jadi busi harus tahan terhadap suhu tinggi, tegangan tinggi dan tekanan tingggi. inilah mengapa busi sangat vital adanya.

busi

busi

pada intinya busi ada dua macam, busi panas dan busi dingin, tidak ada ciri fisik yang benar-benar terlihat. hanya saja seperti namanya. bila busi dingin, busi tersebut berfungsi untuk mendinginkan mesin lebih cepat. busi ini cocok dengan kondisi pantai atau dataran rendah, sehingga suhu mesin akan berada pada kondisi yang maksimal.

begitu pula busi panas, busi ini cocok untuk daerah pegungan dengan suhu lingkungan yang cukup dingin. hal ini membuat mesin cepat pas dan suhu kerja mesin cepat tercapai dan pada ujungnya efisiensi bahan bakar juga akan cepat diraih. ini adalah pemancing dari cepat naiknya suhu mesin.

kenapa berbeda??

karena peruntukan motor itu sendiri dan karena letak geografis indonesia cukup unik maka belum tentu motor standar baik dipegunungan atau didataran rendah. karena karakter mesin pegunungan dan dataran rendah mempunya perbedaan yang signifikan, terutama cepat tidaknya tercapainya suhu kerja mesin(sekitar 98 derajat celcius)

apa perbedaan busi dingin dan panas secara visik?

dari tampak luar tidak ada peerrbedaan mencolok, tetapi bila kita amati bagian gas volume(perhatian gambar sebelumnya) akan ada perbedaan, nah bila busi dingin maka gas volume atau palung itu dangkal, karena akan ada bagian besi yang akan cepat merambatkan panas ke kepala silinder. dan bila busi panas, lekukan atau palung tersebut dalam, sehingga ada sedikit media yang bersentuhan dengan kepala silinder yang menyebabkan panas sedikit terhambat.

tetap sehat tetap semangat.

 

Iklan