Usia pemakaian ban sepedamotor bisa diperpanjang, bila bisa dijaga dan diperlakukan dengan benar. Dan penggunaannya secara maksimal hingga 1,5 tahun. Kelayakan pemakaiannya bisa dilihat dari alur dan diindikasikan dengan melihat batas TWI (tread wear indication) yang tertulis di sisi ban.Mahar Marjono dan Dasori dari produsen ban di Indonesia menjelaskan penyebab kerusakan ban dan pantas untuk dijaga oleh pemilik motor.

Mahar Marjono, Promotion Section Head PT Suryaraya Rubberindo Industries memberi beberapa contoh perlakuan yang bisa memperpendek usia pakai. Pertama, tekanan angin tidak sesuai rekomendasi. Tekanan tidak pas, katanya bakal mempengaruhi kestabilan gerak motor.”Sebaiknya, tekanan diperiksa setiap 3 hari sekali,” pesannya.

Kedua, kondisi sokbreker. Periksa ada kebocoran atau sudah lemah karena mengganggu keseimbangan tekanan bodi. Akibatnya, bodi motor jadi miring dan berat kendaraan bertumpu pada roda yang soknya lemah. Efek lainnya, ban di bagian yang terbean cepat aus.

Bagi pengguna pelek jari-jari, disarankan untuk gunakan rim tape. Fungsinya, melindungi ban dalam dari tusukan jari-jari.

Ketiga, Dasori, spesialis tire PT Gadjah Tunggal menyarankan, jangan terlalu sering menggunakan standar samping. Selain membuat ban sebelah kiri jadi tumpuan, juga bikin sokbreker kiri cepat rusak.

Keempat, pesan Mahar, jangan memarkir mmotor pada lokasi panas langsung. Karena material dasar ban, karet bila terkena sengatan sinar ultra violet langsung bisa mempercepat kekerasan ban. Akibatnya, ban jadi mudah getas.

Kelima, hindari terkontaminasi dengan cairan kimia yang merusak. Seperti oli dan bensin, bila terkena cepat bersihkan dengan air.

sumber : kompas.

selain ban mempunyai fungsi vital dalam kegiatan berkendara kita, ban merupakan standar yang harus dipenuhi dalam beberapa hal. misal Moto GP, mereka rela mengganti ban dari produsen yang berbeda demi menemukan hasil yang lebih baik…

ya pada dasarnya itu tidak menjadi ukuran dari performa kendaraan. semakin besar ukuran ban semakin besar pula konsumsi bahan bakar karena daya gesek ban dengan permukaan aspal. tetapi ban yang kita gunakan berukuran kecil maka konsumsi bahan bakar akan lebih sedikit, tetapi ada penurunan tingkat kesetabilan pada kendaraan tersebut..

mohon kritikanya ya bro…